Sep 24

SIDAK PASCA 1 MUHARRAM 1439H

Keerom, InfoPublik - Banyak cara yang bisa dilakukan pimpinan daerah dalam rangka meningkatkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya, salah satunya dengan melakukan inspeksi mendadak atau Sidak. Hal ini seperti yang dilakukan Sekda Keerom Drs. Blasius Waluyo Sejati, MM kepada jajarannya di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unit kerja, pada Jumat (22/9).

Saat melakukan Sidak, ia didampingi 3 (tiga) orang asisten yaitu Asisten I Sucahyo Agung DA, S.IP., M.Si, Asisten II Hulman Sitinjak, SE., MM dan Asisten III Drs. Winoto MM. Adapun OPD yang mendapat kunjungan Sidak diantaranya Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Bagian Perbatasan, Dinas Kesehatan, RSUD Kwaingga, serta beberapa dinas di kantor otonom yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Dinas Perhubungan.
Menurut Sekda, dilakukannya Sidak pada Jum’at (22/9) ini karena ia telah membaca indikasi bahwa pasca hari libur 1 Muharram 1439H pada Kamis (21/9) kemarin, dikhawatirkan ada ASN yang memanfaatkan hari Jum’at ini sebagai hari kejepit atau menambah libur sendiri. Tidak ada aturan hari kejepit lalu tak masuk kerja, itu tidak ada di dalam aturan. Makanya kami melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah OPD.
Dari pantuan kami di lapangan hari ini sekitar pukul 08.30 WIT, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Keerom yang masuk kantor baru mencapai 30 persen. Bahkan ada pengawai di OPD yang hanya hadir 10%. Tetapi jam 10.00 WIT ke atas, kehadirannya meningkat menjadi 50%,”ujar Sekda Keerom kepada wartawan disela-sela kegiatan Sidak kemarin.
Ditambahkannya, bahwa Sidak merupakan protap yang harus dilakukan karena sebagai bentuk pembinaan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Keerom. Selain itu, Sidak juga merupakan Instruksi Bupati maupun Wakil Bupati Keerom. Sekda juga mengemukakan bahwa Sidak yang dilakukan bukan untuk melihat berapa persen pengawai yang hadir tetapi yang paling utama dilihat kinerja dari aparatur sipil sendiri dan apa yang dikerjakan.
Dari Sidak yang dilihat dilapangan pertama, adanya seleksi tenaga pedamping untuk penggunaan Dana Kampung di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kab. Keerom dan Sekda menganggap sangat luar biasa. Yang kedua pada Dinas Kesehatan dan RSUD Kwaingga, dimana Dinas Kesehatan merupakan leading sector pada pelayanan kesehatan. Soal kualitas pelayanan pemerintah pada bidang kesehatan harus ditingkatkan terutama pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, pungkasnya.

MC_Keerom/Arief/Irianto

Author: Ir_Keerom Last Updated: Tuesday, 26 September 2017 17:25 Hits: 185

Kabupaten Keerom ©2017 | All rights reserved.