Berita

KEEROM-Bupati Keerom, Piter Gusbager resmikan Puskesmas Terpones dan Sekolah Satap SMP, SMA/SMK Pola Asrama Terpones, Distrik Towe pada kunjungan kerjanya pada Jumat-Minggu (8-10/12/2023 ).

Turut mendampingi, ketua TP PKK Keerom, Angela TH Frank Gusbager, Sekda Keerom, Trisiswanda Indra N, SAnggota DPRD Keerom Fraksi Golkar, Yahya Sauri, Kepala Dinas Pendidikan, Stenly Moningka, Kepala Distrik Towe, Kepala Distrik Arso, Laurens Borotian, para Kepala Kampung, dan lainnya.

Dalam kunjungannya ke Terpones yang merupakan kampung perbatasan langsung dengan Pegubin tersebut Bupati PG juga menyerahkan beberapa bantuan bagi masyarakat.

Bantuan yang diberikan seperti uang tali asih kepada pemilik hak ulayat, 1 unit motor bagi sekolah satap pola asrama Terpones, dan 1 unit motor operasional bagi Puskesmas Terpones, 1 unit mobil, laptop bagi para guru, serta sembako 100 paket untuk masyarakat.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kab.Keerom, Stenly Moningka menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Satap Terpones yang dibangun diantaranya 2 ruang asrama, 3 ruang kelas SMP, dan 3 ruang SMA/SMK.

Anggaran diambil dari Otsus dengan total keseluruhan pembangunan ruang kelas dan asrama satap Terpones senilai Rp 2 miliar lebih dan Puskesmas Terpones senilai Rp 9 miliar lebih.

Sementara itu, Bupati Keerom Piter Gusbager dalam sambutannya mengatakan Pembangunan Sekolah dan Puskesmas Terpones tersebut merupakan jawaban atas janjinya sewaktu masi menjabat Wakil Bupati Keerom tahun 2020.

Untuk itu, pesannya kepada masyarakat, pemerintahan Distrik, Pemerintahan kampung dan jemaat GIDI untuk merawat dan menjaga fasilitas sekolah dan puskesmas Terpones.

“Tidak boleh ada aktivitas miras di lingkungan sekolah dan puskesmas karena di tempat ini manusia Keerom dicetak menjadi pemimpin, Saya punya mimpi suatu saat ada Bupati Keerom dari Terpones, suatu saat ada Sekda anak Terpones, suatau saat ada Kapolres anak Terpones, suatu saat ada Dandim anak Terpones, dari Towe sini akan lahir pemimpin-pemimpin dari segala bidang,”Tegasnya

Ia juga berpesan untuk anak-anak sekolah untuk tidak ke kebun pada jam-jam sekolah. Dirinya juga merencanakan buka jalan yang saat ini sedang dibangun Tefalma-Towe juga akan direncanakan buka jalan dari Terpones menuju Towe.

“Anak-anak muda jangan ada yang miras, karena miras timbulkan masalah di kehidupan masyarakat Towe. Jauhi narkoba, Miras, dan ganja karena kita sedang membangun,”Harapnya.

Gusbager berharap kepala kampung dan kepala distrik Towe harus menjadi pemimpin yang amanah dan pemimpin yang baik di wilayah Towe.

Pemimpin itu menurutnya adalah orang yang tidak menyakiti masyarakat karena masyarakat adalah tuan. Karena ada rakyat maka pemimpin itu ada.

“Saya berpesan juga kepada masyarakat Keerom untuk hidup baik berdampingan dengan masyarakat dari pegunungan bintang sebagai saudara. Di tahun politik juga, ia berpesan kepada masyarakat soal perbedaan pilihan itu hal yang biasa, tidak boleh membawa perpecahan di dalam keluarga dan masyarakat,”Pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close Search Window