{"id":8836,"date":"2023-11-08T17:23:00","date_gmt":"2023-11-08T17:23:00","guid":{"rendered":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/?p=8836"},"modified":"2023-12-04T02:37:38","modified_gmt":"2023-12-04T02:37:38","slug":"pj-gubernur-papua-ajak-asn-berperan-aktif-jadi-bapak-asuh-anak-tekan-stunting-di-keerom","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/2023\/11\/08\/pj-gubernur-papua-ajak-asn-berperan-aktif-jadi-bapak-asuh-anak-tekan-stunting-di-keerom\/","title":{"rendered":"Pj. Gubernur Papua Ajak ASN Berperan Aktif Jadi Bapak Asuh Anak Tekan Stunting di Keerom"},"content":{"rendered":"\n<p>Penjabat Gubernur Papua&nbsp;Muhammad Ridwan Rumasukun&nbsp;mengajak aparatur sipil negara (ASN) di&nbsp;Kabupaten Keerom, menjadi bapak&nbsp;asuh&nbsp;anak&nbsp;stunting, guna mengatasi masalah kurangnya asupan&nbsp;gizi&nbsp;dalam jangka waktu panjang di wilayah tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut disampaikan Gubernur Rumasukun dalam kunjungan kerjanya di Puskesmas&nbsp;Arso Barat,&nbsp;Kabupaten Keerom, Rabu (8\/11\/2023). Kehadiran Gubernur ke Keerom dalam rangka penyerahan&nbsp;bantuan&nbsp;mempercepat penurunan&nbsp;stunting.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kalau bisa pak bupati (Keerom), untuk seluruh&nbsp;ASN&nbsp;di Keerom menjadi bapak&nbsp;asuh&nbsp;untuk anak yang kena&nbsp;stunting.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kalau sekitar 400 anak mengalami&nbsp;stunting, mungkin 1 orang dibiayai selama 6 bulan dengan dua rak&nbsp;telur&nbsp;setiap bulannya. Kenapa kita harus lakukan ini, karena anak-anak ini yang diharapkan jadi generasi penerus&nbsp;pembangunan&nbsp;di 2045 mendatang,&#8221; tegas Rumasukun.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/static.promediateknologi.id\/crop\/0x0:0x0\/750x0\/webp\/photo\/p1\/655\/2023\/11\/08\/WhatsApp-Image-2023-11-08-at-153657_0610aad4-3238522495.jpg\" alt=\"\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sementara data&nbsp;stunting&nbsp;hasil pengukuran 11 Distrik atau 12 Puskesmas di Keerom, terdapat 469 jumlah penderita&nbsp;stunting. Tertinggi berada di&nbsp;Arso Barat&nbsp;dengan 141&nbsp;stunting.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Untuk itu, saya mohon dukungan seluruh masyarakat di Keerom, karena penurunan&nbsp;stunting&nbsp;harus dilakukan secara bersama-sama, mesti ada&nbsp;kolaborasi&nbsp;dan tidak bisa sendiri-sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tidak hanya di&nbsp;stunting&nbsp;juga, mesti sampai pada kegiatan pendidikan. Sehingga para anak-anak ini siap menghadapi&nbsp;perubahan&nbsp;di 2045 mendatang, dengan mengisi kemerdekaan untuk mengganti kita meneruskan&nbsp;pembangunan,&#8221; tandas dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Ajak&nbsp;Pemkot Jayapura&nbsp;Kolaborasi&nbsp;Tekan Angka Stungting Hingga Nol<br>Selain ke&nbsp;Kabupaten Keerom, Penjabat Gubernur Rumasukun juga mengunjungi Kampung Kayo Pulau, Kota Jayapura, bertemu pemerintah dan masyarakat setempat.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/static.promediateknologi.id\/crop\/0x0:0x0\/750x0\/webp\/photo\/p1\/655\/2023\/11\/08\/WhatsApp-Image-2023-11-08-at-153655_f57ca204-3952068831.jpg\" alt=\"\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ia berterima kasih kepada&nbsp;Pemkot Jayapura&nbsp;yang sudah bekerja keras menurunkan angka&nbsp;stunting&nbsp;di wilayah ibukota Provinsi Papua tersebut, dari angka 20 menjadi 10 persen.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tapi tugas kita kalau bisa&nbsp;stunting&nbsp;kita nol karena Kota Jayapura, ibukota provinsi. Memang kita dorong sejak sekarang tapi hasilnya di 30 tahun yang akan datang. Ingat kata-kata saya, nanti ada walikota dari Kampung Kayo Pulau.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Untuk itu, tidak ada cerita untuk tidak&nbsp;kolaborasi. Kita bisa lakukan ini, walaupun kelihatan kecil tapi kalau dilakukan bersama maka&nbsp;stunting&nbsp;bakal nol,&#8221; ucap Gubernur Rumasukun disambut tepuk tangan pemerintah dan warga Kayo Pulau.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara dalam kunjungan ke&nbsp;Kabupaten Keerom&nbsp;dan Kota Jayapura, Penjabat Gubernur Rumasukun diantaranya menyerahkan&nbsp;bantuan&nbsp;paket bahan makanan, obat-obatan, buku bacaan, bibit, peralatan pengolahan serta cadangan pangan untuk keluarga resiko&nbsp;stunting&nbsp;sebanyak 54 ton.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, ada&nbsp;bantuan&nbsp;uang tunai untuk sejumlah masjid dan gereja serta paket pola hidup bersih dan sehat bagi keluarga resiko&nbsp;stunting.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber : <a href=\"https:\/\/www.lintaspapua.com\/lintas-keerom\/65510792231\/pj-gubernur-papua-ajak-asn-berperan-aktif-jadi-bapak-asuh-anak-tekan-stunting-di-keerom\">https:\/\/www.lintaspapua.com\/lintas-keerom\/65510792231\/pj-gubernur-papua-ajak-asn-berperan-aktif-jadi-bapak-asuh-anak-tekan-stunting-di-keerom<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penjabat Gubernur Papua&nbsp;Muhammad Ridwan Rumasukun&nbsp;mengajak aparatur sipil negara (ASN) di&nbsp;Kabupaten Keerom, menjadi bapak&nbsp;asuh&nbsp;anak&nbsp;stunting, guna mengatasi masalah kurangnya asupan&nbsp;gizi&nbsp;dalam jangka waktu panjang di wilayah tersebut. Hal tersebut disampaikan Gubernur Rumasukun dalam kunjungan kerjanya di Puskesmas&nbsp;Arso Barat,&nbsp;Kabupaten Keerom, Rabu (8\/11\/2023). Kehadiran Gubernur ke Keerom dalam rangka penyerahan&nbsp;bantuan&nbsp;mempercepat penurunan&nbsp;stunting. &#8220;Kalau bisa pak bupati (Keerom), untuk seluruh&nbsp;ASN&nbsp;di Keerom menjadi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8837,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-8836","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8836","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8836"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8836\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8939,"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8836\/revisions\/8939"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8837"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8836"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8836"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8836"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}