{"id":8805,"date":"2023-11-03T22:45:00","date_gmt":"2023-11-03T22:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/?p=8805"},"modified":"2023-12-04T02:18:10","modified_gmt":"2023-12-04T02:18:10","slug":"kunker-ke-distrik-senggi-bupati-keerom-piter-gusbager-ajak-orang-tua-murid-dukung-anak-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/2023\/11\/03\/kunker-ke-distrik-senggi-bupati-keerom-piter-gusbager-ajak-orang-tua-murid-dukung-anak-sekolah\/","title":{"rendered":"Kunker ke Distrik Senggi, Bupati Keerom, Piter Gusbager Ajak Orang Tua Murid Dukung Anak Sekolah"},"content":{"rendered":"\n<p>Bupati Keerom,&nbsp;Piter Gusbager, S.Hut.MUP., kunker ke&nbsp;Distrik Senggi&nbsp;dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan&nbsp;Sekolah&nbsp;SD dan PAUD, pada kamis (2\/11\/2023 ).<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kunjungannya,&nbsp;Bupati Keerom&nbsp;melakukan peletakan batu pertama pembangunan&nbsp;sekolah&nbsp;SD Negeri Molof, peletakan batu pertama pembangunan SD Kecil Warlef, dan Peletakan batu pertama pembangunan PAUD kampung Warlef.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekda Keerom, Trisiswanda Indra N, S.Pt hadir mendampingi&nbsp;Bupati Keerom&nbsp;dalam kunjungannya ke kampung Molof dan kampung Warlef&nbsp;Distrik Senggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Hadir juga, ketua PSW YPK Keerom, Karel Mambay, Ketua Klasis&nbsp;GKI&nbsp;Keerom, Pdt. Cristian Abaa, ketua Klasis&nbsp;GKI&nbsp;Senggi, pdt.Agus, Kepala&nbsp;Distrik Senggi, Daud Yunam,&nbsp;danramil&nbsp;Senggi,&nbsp;Kapolsek&nbsp;Senggi, tokoh adat, tokoh masyarakat dan Lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bupati Keerom,&nbsp;Piter Gusbager&nbsp;menuturkan, bahwa kampung Molof adalah salah satu kampung tertua di&nbsp;kabupaten keerom&nbsp;dan penduduknya mayoritas&nbsp;anak&nbsp;Asli Keerom. Untuk itulah perhatian pemerintah diarahkan ke kampung Molof.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemerataan pembangunan di&nbsp;kabupaten Keerom&nbsp;harus dilakukan tidak boleh terpusat pada satu wilayah tertentu saja.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"563\" src=\"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-8806\" srcset=\"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/image.png 750w, https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/image-300x225.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Suasana kegiatan. Bupati Keerom, Piter Gusbager menuturkan, bahwa kampung Molof adalah salah satu kampung tertua di kabupaten keerom dan penduduknya mayoritas anak asli Keerom.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>\u201dIni kali kedua saya ada di molof, saya perintahkan beberapa program masuk salah satunya membangun ruang kelas baru, mengirim guru dan fasilitas lain kita akan siapkan\u201d, ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kita tidak cepat bangun wilayah ini dan bangun manusianya maka kita akan tertinggal dan digilas oleh arus perubahan yang begitu cepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia berpesan kepada orang tua untuk mendukung&nbsp;anak-anak&nbsp;ke&nbsp;sekolah&nbsp;jangan membawa&nbsp;anak-anak&nbsp;ke&nbsp;kebun&nbsp;atau dusun.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBapa\/mama dorong&nbsp;anak-anak&nbsp;pergi ke&nbsp;sekolah&nbsp;jangan bawa ke&nbsp;kebun,&nbsp;anak-anak&nbsp;ini harus menjemput masa depan\u201d, Ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu&nbsp;Piter Gusbager&nbsp;juga meminta kepada semua masyarakat Molof untuk mendukung pembangunan&nbsp;sekolah&nbsp;sampai selesai.<\/p>\n\n\n\n<p>Kunjungan berikut, Setibanya di kampung Warlef,&nbsp;Bupati Keerom&nbsp;mendengar aspirasi masyarakat kampung Warlef terkait permintaan pemindahan kampung.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia pun mengatakan akan mengirim tim untuk melakukan kajian terlebih dahulu untuk melihat layak dan tidaknya tempat baru sesuai permintaan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201dKita pemerintah pada prinsipnya pasti akan mendukung dengan berbagai pertimbangan\u201d, ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu juga ia meminta kepada masyarakat Warlef untuk mendukung pembangunan&nbsp;sekolah&nbsp;SD Kecil dan PAUD kampung Warlef.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diketahui, untuk pembangunan 6 ruang kelas baru SD N Molof sebesar 2 miliar lebih. Sedangkan pembangunan 3 ruang kelas baru SD Kecil Warlef anggaran 900 juta lebih dan pembangunan 1 ruang kelas PAUD Warlef dengan anggaran 200 juta lebih.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kunjungannya di&nbsp;Distrik Senggi&nbsp;selama satu hari,&nbsp;Bupati keerom&nbsp;memberikan beberapa bantuan diantaranya 1 unit motor untuk&nbsp;sekolah&nbsp;SD N Molof dan juga menambahkan 2 tenaga guru, Juga 100 paket sembako untuk kampung Molof, bantuan untuk gereja&nbsp;GKI&nbsp;Elim Kampung Molof sebesar 100 juta.<\/p>\n\n\n\n<p>Bantuan kepada gereja&nbsp;GKI&nbsp;Bukit Zaitun Warlef sebesar 100 juta, 100 paket sembako bagi masyarakat Warlef, penyerahan uang permisi tanah SMAK Ebenezer&nbsp;Senggi&nbsp;tahap 2 senilai 200 juta, Selain itu penyerahan motor oprasional kepada SD Negeri&nbsp;Senggi&nbsp;ucapa&nbsp;Bupati Keerom.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber : <a href=\"https:\/\/www.lintaspapua.com\/lintas-keerom\/65510739810\/kunker-ke-distrik-senggi-bupati-keerom-piter-gusbager-ajak-orang-tua-murid-dukung-anak-sekolah\">https:\/\/www.lintaspapua.com\/lintas-keerom\/65510739810\/kunker-ke-distrik-senggi-bupati-keerom-piter-gusbager-ajak-orang-tua-murid-dukung-anak-sekolah<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bupati Keerom,&nbsp;Piter Gusbager, S.Hut.MUP., kunker ke&nbsp;Distrik Senggi&nbsp;dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan&nbsp;Sekolah&nbsp;SD dan PAUD, pada kamis (2\/11\/2023 ). Dalam kunjungannya,&nbsp;Bupati Keerom&nbsp;melakukan peletakan batu pertama pembangunan&nbsp;sekolah&nbsp;SD Negeri Molof, peletakan batu pertama pembangunan SD Kecil Warlef, dan Peletakan batu pertama pembangunan PAUD kampung Warlef. Sekda Keerom, Trisiswanda Indra N, S.Pt hadir mendampingi&nbsp;Bupati Keerom&nbsp;dalam kunjungannya ke kampung Molof &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8807,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-8805","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8805","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8805"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8805\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8924,"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8805\/revisions\/8924"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8807"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/keeromkab.go.id\/v6\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}