Oct 08

Dermaga CINTA Telaga YOWONG (Dercite Yowong) Menuju Kampung Wisata Keerom

Kampung Yowong Distrik Arso Barat adalah kampung terdepan di Kabupaten Keerom, menjadi pintu masuk lalu-lintas kendaraan dan warga dari Kota Jayapura untuk menuju berbagai daerah di Kabupaten Keerom maupun kabupaten lainnya di Provinsi Papua, antara lain Kabupaten Mamberamo Tengah, Mamberamo Raya, Jayawijaya dan Kabupaten Jayapura (Distrik Airu). Hal ini menjadi komitmen dan prioritas Pemda Keerom mencanangkan Kampung Yowong sebagai Kampung Ekowisata di Kabupaten Keerom.

Sejak akhir 2018, geliat pembangunan Kampung Wisata dan Bursa Inovasi Kampung Yowong mulai dikerjakan dengan dukungan penuh Pemerintah Daerah melalui OPD teknis maupun Pemerintah Kampung dan masyarakat Yowong, serta juga dukungan dari Pemerintah Pusat. Kepala Kampung Yowong Bpk. Anselmus Tafor menyatakan bahwa Yowong adalah wajah dari Kabupaten Keerom, karena setiap orang yang hendak berkunjung atau melintasi Keerom pasti akan melihat Yowong terlebih dulu baru melihat pusat perkantoran dan aktivitas masyarakat lainnya di Keerom, sehingga kesan kunjungan dengan pandangan pertama akan menjadi daya tarik setiap pengunjung. Oleh karena itu, polesan wajah Keerom melalui Ekowisata Yowong adalah cerminan tampilan jatidiri masyarakat Keerom sebagai Beranda Terdepan NKRI.

Dermaga Cinta Telaga Yowong menjadi destinasi wisata pertama yang dibangun di Kampung Yowong melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2019 Dinas Pariwisata Keerom. Kini pengerjaannya mencapai 80% dan ditargetkan selesai paling lambat tanggal 30 Nopember 2019. Sebagaimana yang disampaikan oleh Bpk. Abd Halim Hi Hamid selaku Kontraktor Pelaksana bahwa penyelesaian pekerjaan Dercite Yowong ini tinggal sekitar 20%, yaitu berupa penyelesaian taman dan air mancur, gapura buah naga, plang nama, instalasi air/listrik, pengecatan dermaga/pondok dan pembersihan telaga. Hal ini beliau sampaikan disela-sela kunjungan Tim Redaktur InfoPublik Keerom dan Tim Monitoring Bidang Ekonomi Bappeda Keerom, di lokasi pembangunan Dercite Yowong pada Selasa, 8 Oktober 2019.

Sementara itu Tri Puono, S.Pd selaku PPK yang didampingi Neles Turot, S.Pd selaku PPTK Dercite Yowong dari Dinas Pariwisata Kabupaten Keerom menjelaskan bahwa karena keterbatasan anggaran, maka di Tahun Anggaran 2019 pihaknya hanya bisa mengalokasikan pembangunan Spot 1, yaitu Dercite Yowong. Selanjutnya di Tahun Anggaran 2020 sesuai Renja Dinas Pariwisata juga sudah mengalokasikan dana untuk pembangunan Spot 2, yaitu fasilitas pendukung Dercite Yowong berupa: resto, rest area dan parkiran. Lebih lanjut beliau sampaikan bahwa selain Spot 1 dan 2 tersebut, sesuai master plannya terdapat spot lainnya yang akan dikerjakan secara bertahap berupa: menara pandang, kolam renang, sarana outbon, tracking, kemping grount, arena pentas dan bermain anak, sarana hiburan (film 4D dan music), serta didukung oleh sarana jalan lingkar telaga dan fasilitas homestay.

Dercite Yowong beserta sarana pendukungnya, ke depan akan dihibahkan kepada Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam) Yowong dalam pengelolaannya. Dan sebagai pembekalan manajemen pengelolaan objek wisata yang profesional, maka Dinas Pariwisata juga sudah merencanakan pengiriman anggota Bumkam sebanyak 25 orang untuk dimagangkan selama 1 bulan di tempat wisata terbaik di luar Papua. Dengan adanya Dercite Yowong serta ditunjang oleh manajemen pengelolaan yang profesional diharapkan selain menarik kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara, juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal maupun masyarakat Keerom pada umumnya.

Author: Ir_Keerom

Kabupaten Keerom ©2017 | All rights reserved.