HARI INI, HALAMAN DEPAN KANTOR BUPATI KABUPATEN KEEROM DIWARNAI OLEH AKSI UNJUK RASA PARA MAHASISWA.
Keerom (9/2/2010), bertempat di
halaman kantor Bupati Kabupaten Keerom , berlangsung aksi unjuk rasa yang
dilakukan oleh para mahasiswa/mahasiswi asal Kabupaten Keerom yang menuntut
adanya penjelasan soal dana beasiswa yang dirasa sangat kecil dan tidak
mencukupi untuk menutupi biaya SPP seperti yang dijanjikan oleh Pemda Kabupaten
Keerom.
Dalam aksi yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIT tersebut, para mahasiswa menuntut penjelasan dari dinas terkait yaitu dinas Pendidikan dan Pengajaran mengenai terlambatnya kucuran dana beasiswa yang seharusnya sudah mereka dapatkan bulan lalu, akan tetapi baru terlaksana pada tanggal 4 February kemaren dan jumlahnya tidak mencukupi bahkan jauh lebih kecil dari dana yang diterima pada semester yang lalu.
Menurut Febry salah seorang peserta aksi unjuk rasa, mereka sebenarnya telah menerima dana tersebut pada tanggal 4 kemaren dari Pemda Keerom sejumlah Rp. 500 juta, namun karna jumlah tersebut tidak mencukupi untuk memenuhi biaya SPP mereka dan setiap mahasiswa hanya bisa memperoleh 500 ribu per/orang, akhirnya mereka memutuskan untuk mengembalikan dana tersebut kepada Pemda. Menurut mereka, dana beasiswa yang seharusnya dikucurkan adalah sekitar 1,2 M akan tetapi yang di terima hanya tidak sampai 1/2 dari dana tersebut.
Menanggapi aksi
tersebut, Pemda Keerom yang diwakili oleh Wakil Bupati Drs. Wafir
Kosasih, Sekda Keerom Drs. Yerry F Dien, dan sejumlah pejabat dinas P
& P, turun tangan menemui para pengunjuk rasa. Dalam penjelasanya,
Sekda Keerom Drs. Yerry F Dien menjelaskan bahwa dana Rp 500 juta
sangatlah tidak mencukupi untuk memenuhi sekian ratus mahasiswa Keerom,
dan beliau menegaskan akan melakukan rasionalisasi dan kordinasi dengan
jajaran terkait.
Untuk menindak lanjuti permasalah tersebut, dan mencegah semakin meluapnya aksi masa, Wakil Bupati Keerom Drs. Wafir Kosasih mengajak para perwakilan mahasiswa untuk berdialog dengan Pemda Keerom dan mencari solusi bersama mengenai permasalahan tersebut, terutama agar para mahasiswa dapat segera membayar tagihan SPPnya. Hingga berita ini diturunkan, dialog masih berlangsung diruang kerja Wakil Bupati Keerom.
Posted By admin , On 2010-02-09 « Back To Last Page
This Article Have 5 Comments
Ricky
Posted Date : 2010-02-19 04:25 pm
solisi yg di yang sepakati bersama apa dari pihak mahasiswa dan pemda...???? kl bisa di audate lg berita yang baru... bila perlu paling sedikit 1 minggu 1/2x biar kita mahasiswa kabupaen keerom yang di jawa juga bisa tau perkembangan di kab keerom selama ini lewat internet Terimakasih
administrator
Posted Date : 2010-03-04 01:32 am
trims buat saranya, kami akan segera mengupadate berita-berita terbaru.
Mahasiswa keerom
Posted Date : 2010-03-22 01:39 am
Apapun bentuk Demo,karena ini negara Demokrasi untuk menuangkan Ide-ide dari para ujuk rasa. Tindakan yang di lakukan oleh teman-teman adalah bermaksud baik, dalam arti bahwa penguyuran dana pendidikan harus sesuai dengan apa yang telah di puruskan dalam APBD, dan keputusan UURI tentang Otonomi daerah, menurut saya dana-dana tersebut harus benar-benar meningkatkan SDM meliputi Pendidikan dan kesehatan, harus di perhatikan secara serius.
girly
Posted Date : 2010-05-31 10:15 pm
demo ini wajar...namun kiranya demo yang dilakukan tidak menggangu atau bahkan merusak ( anarkis)...semoga pihak- pihak yang diberikan amanah menjaga amanah dan bekerja dengan jujur. ada kata pepatah orang bisa karena biasa dan orang bisa karena terpaksa.....tetap semangat para mahasiswa...semoga Tuhan YME menyertai kita sekalian dalam proses pendidikan....jangan karena hal- hal ini menyurutkan semangat menuntut ilmu guna merubah keerom menjadi lebih baik.....
JECKO.P
Posted Date : 2010-06-13 03:15 pm
this comment waiting approval from administrator

