Sejarah Singkat Kabupaten Keerom

Kabupaten Keerom dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Sarmi, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Waropen, Kabupaten Kaimana, Kabupaten Bouven Digul, Kabupaten Asmat, Kabupaten Mappi, Kabupaten Teluk Wondama, Kabupaten Teluk Bintuni, di Provinsi Papua (Lembaran Negara Tahun 2002 Nomor 129, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4245), dengan luas wilayah 9.365 Km².
Tata letak Kabupaten Keerom secara geografis berbatasan langsung dan berada memanjang di daerah perbatasan Republik Indonesia dengan Negara Papua New Guinea (PNG). Sedang secara Astronomis terletak pada 2037’00” - 400’0” LS, dan 140015’0” - 14100’0” BT. Kabupaten Keerom memiliki batas-batas wilayah administrasi sebagai berikut :
- Sebelah Utara berbatasan dengan Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.
- Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Pegunungan Bintang.
- Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Jayapura.
- Sebelah Timur berbatasan dengan Negara Papua New Guinea (PNG).
Pada awal pembentukannya Kabupaten Keerom terdiri dari 5 (lima) distrik (Distrik Arso, Skanto, Waris, Senggi dan Web) dengan 48 kampung. Pada tahun 2007 berkembang menjadi 7 (tujuh) distrik dan 61 kampung dengan tambahan Distrik Arso Timur dan Towe, serta pada tahun 2014 dicanangkan untuk pemekaran distrik menjadi 11 (sebelas) distrik dan 91 kampung dengan penambahan Distrik Arso Barat, Mannem, Yaffi, dan Kaisenar yang realisasinya baru dilaksanakan di tahun 2015 akhir.

Author: Pace Obed Filed Under:
Profil Kab. Keerom Hits: 3147