Kunjungi Keerom, Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar Pesankan Transparansi dan Validitas Data

  • Senin, 13 September 2021 - 11:44:05 WIB
  • Very Krisbiantoro
Kunjungi Keerom, Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar Pesankan Transparansi dan Validitas Data

Entaskan Kemiskinan Harus Didukung Data.

KEEROM –  Untuk menuntaskan dan mengentaskan kemiskinan di seluruh Indonesia, maka syarat utama adalah transparansi pengelolaan Dana Desa serta validitas data.

Hal ini dikemukakan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal & Transmigrasi (Mendes PDTT), Dr (H) Drs. H. Abdul Halim Iskandar, MPd, saat melakukan tatap muka dengan para kepala kampung Kabupaten Keerom, Balai Kampung Yuwanain, Arso 2, Jumat (10/9/2021) sore.

Pada pertemuan ini, Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP dan Wabup, Drs. H. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi, turut mendampingi Menteri, juga Kepala Kampung Yuwanain, Abdul Gopar.

“Untuk mengentaskan Kemiskinan di Indonesia, Presiden Jokowi telah menyediakan dana yang cukup besar, tapi kenapa masalah kemiskinan blm terselesaikan? Jawabannya adalah masalah data dan juga transparansi, maka saya minta kepala kampung untuk menjadi agen perubahan dalam hal transparansi dan memiliki data yg valid menyangkut kemiskinan di Kampung masing-masing,”ujarnya dihadapan wartawan, usai acara.

Menteri juga juga mengaku senang karena Keerom telah memulai transparansi dalam penyerahan DD kepada para kepala kampung, maka ia meminta kepada kepala kampung untuk mendisplai APBK kampung secara terbuka kepada masyarakat luas.

Sementara Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, mengemukakan bahwa untuk transparansi DD, Pemkab Keerom telah memulainya.

“Sejauh ini, di era Piter -Wahfir ini, untuk pertama kalinya di Keerom, tahun ini penyerahan DD kita lakukan secara transparan disaksikan masyarakat di 4 Titik distrik. Ini salah satu poin penting agar penyaluran dan pengunaan DD tepat sasaran,”ujar Bupati.

Bupati menambahkan, bahwa kepala kampung diharap menjadi agen perubahan dan ujung tombak untuk mengentaskan kemiskinan di kampung masing-masing.

“Untuk mengentaskan kemiskinan sesuai SDGs, telah kita kucurkan dana sebesar Rp. 1 M lebih untuk 89 kampung dalam rangka pemutahiran data. Kenapa data ini penting, karena uang turun sesuai data, maka data ini jadi penting,”ujar Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa reabilitas dan validitas data menjadi syarat utama untuk entaskan Kemiskinan, maka ia meminta kepala kampung untuk mendukung dan berperan penuh dalam transparansi dan validasi data di kampung masing-masing.

Turut hadir di acara ini, Wakapolres Keerom, Kompol Nurbhakti, Sekda Keerom, Trisiswanda Indra, SPT, MSi, Kepala DPMK Keerom dan Kadis Nakertrans, Julito Pereira, S.sos dll. (ariefnugroho/verrycrisbiantoro/lintaspapua.com)

  • Senin, 13 September 2021 - 11:44:05 WIB
  • Very Krisbiantoro

Berita Terkait Lainnya